Saat ini, bisnis direct selling memang banyak ditemui di Indonesia. Hal ini dikarenakan jenis bisnis ini dapat merekrut siapa saja dan dimana saja. Salah satu pelaku bisnis ini adalah Ina Herawati Rachman. Perempuan islami ini mengelola langsung beberapa perusahaan direct selling yang berskala internasional di Indonesia.

ina rachman qnet

Ketertarikan dan pengalamannya di dunia direct selling membuat lawyer ini didaulat menjadi konsultan hukum APLI. Ina mendalami mengenai bisnis ini dan hukumnya selama tiga tahun. Sehingga, berbagai hal yang terkait dengan direct selling dan network marketing sudah dikuasainya dengan baik.

Ina sendiri sangat aktif di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) dengan mengedukasi berbagai pihak mulai dari penyidik kepolisian hingga masyarakat luas mengenai APLI dan juga bahaya money game serta skema piramida. Sebagai satuan tugas waspada investasi, APLI melalui Ina Rachman selalu memantau perusahaan-perusahaan yang terindikasi melakukan money game.

ina rachman qnet

Padahal, menurut perempuan islami ini, salah satu cara untuk melihat suatu perusahaan adalah money game dengan memeriksa produk yang dimilikinya. Money game biasanya tidak mementingkan penjualan produk, bahkan, tidak menjual produk sama sekali. Selain itu, Anda juga dapat melihatnya dari marketing plan perusahaan tersebut.

Suatu perusahaan direct selling yang terdaftar di APLI sudah pasti legal. Sebab, persyaratan menjadi anggota cukup ketat. Setiap perusahaan harus memiliki SIUP dan SIUPL.

ina rachman tersangka qnet

Legalitas Perusahaan Direct Selling

Untuk menjadi perusahaan network marketing atau direct selling yang legal, maka dua dokumen yang mesti dimiliki adalah SIUP dan SIUPL. Mari membahasnya lebih lanjut!

SIUP merupakan surat izin usaha dan juga perdagangan yang dikeluarkan DInas Perindustrian dan Perdagangan Kota. SIUPL merupakan dokumen bagi perusahaan yang menjalankan perdagangan jasa maupun barang yang ada di Indonesia.

ina rachman tersangka qnet

Sedangkan SIUPL merupakan Surat Izin Usaha Penjualan Langsung. Dokumen ini merupakan izin yang dikeluarkan BKPM yakni instansi pemerintah bagi perusahaan yang menjalankan bisnis dengan sistem pemasaran berjenjang (MLM) maupun direct selling dan wajib dimiliki oleh semua perusahaan MLM yang legal di Indonesia.

Tanpa menggunakan SIUPL, maka bisnis yang dijalankan merupakan bisnis yang ilegal. Untuk itu, peru ada surat resmi dari pemerintah supaya bisnis diakui oleh negara serta dapat tumbuh dengan baik.

SIUPL mempunyai masa berlaku selama 1 tahun bagi perusahaan yang baru saja melakukan kegiatan bisnis dengan sistem direct selling. Sedangkan untuk perusahaan yang telah berjalan, maka masa berlakunya selama 5 tahun dan bisa diperpanjang.

Untuk bisa mendapatkan SIUPL, maka ada beberapa persyaratan yang perlu dilengkapi terlebih dahulu. Persyaratan tersebut meliputi:

  • Akta pendirian perusahaan serta pengesahannya.
  • Izin mendirikan usaha
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) perusahaan
  • Rekaman legalitas lokasi perusahaan.
  • Sertifikat Hak Atas Tanah
  • Akta Jual Beli
  • Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL)
  • Bukti Pembayaran PBB berjalan tahun terakhir
  • Perjanjian sewa (apabila berstatus sewa)
  • Serta berbagai dokumen lain.

Direct selling sendiri merupakan metode penjualan barang maupun jasa melalui jaringan pemasaran yang dikembangkan mitra usaha yang bekerja dari komisi serta bonus dari penjualan pada konsumen di luar lokasi eceran tetap.

Mendaftar APLI

Satu-satunya asosiasi yang menaungi perusahaan MLM yang legal dan diakui oleh Federasi Penjualan Langsung Internasional adalah APLI. Dalam kepengurusan APLI, seperti yang telah dibahas di awal, perempuan islami bernama Ina Rachman memberikan kontribusi yang cukup besar.

Sehingga, secara tidak langsung, Ina sangat peduli pada keberlangsungan dari perusahaan-perusahaan tersebut. Organisasi yang juga digawangi oleh perempuan islami ini berupaya agar usaha dari anggota lebih mudah berkembang.

APLI pun selalu mengangkat citra dan juga nama baik industri ini. Keberadaan Ina Rachman memberikan angin sejuk bagi asosiasi ini. Pasalnya, ia getol berjuang untuk mengesahkan keberadaan APLI untuk diakui secara hukum dalam memberantas money game.

Perusahaan yang terdaftar menjadi anggota APLI tentu saja menjadi perusahaan yang legal secara hukum. Dan juga memiliki marketing plan yang sehat tanpa ada indikasi money game maupun skema piramida. Jadi, untuk bergabung ke menjadi mitra, maka Anda bisa menjadikan APLI sebagai rujukan.

Share Button
ina Rachman Perempuan Islami dan Lawyer yang Berkecimpung di Bisnis Direct Selling