Simulasi Asuransi Mobil – Masyarakat sudah semakin sadar untuk mendaftarkan diri pada asuransi mobil. Sehingga, perlu adanya simulasi perhitungan produk demi melindungi kendaraan. Simulasi asuransi mobil biasanya didasarkan pada merek serta tahun mobil tersebut.

Meskipun telah ada ketetapan resmi mengenai besaran biaya premi. Namun, biasanya setiap orang dan perusahaan menetapkan tarif yang berbeda. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan tahun pembuatan serta merek mobil.

Semakin tua usianya, semakin mahal pula biaya preminya. Sebab, mobil yang usianya tua semakin rentan mengalami masalah seperti kerusakan.

Perbandingan harga juga berdasar pada jenis produk yang dipilih. Umumnya, ada dua jenis produk asuransi mobil yakni all risk dan TLO (Total Loss Only). Meskipun keduanya sama-sama melindungi mobil dari kerugian. Tetapi, Anda perlu melakukan simulasi asuransi mobil untuk menentukan mana yang sesuai dengan budget yang dimiliki.

Simulasi Asuransi Mobil TLO

Jenis asuransi ini akan memberi ganti rugi jika kerusakan yang dialami oleh mobil adalah sebesar 75% atau lebih sehingga mobil tidak dapat diperbaiki kembali. Untuk menghitung premi asuransi ini, Anda tinggal mengalikan ketetapan premi berdasar pada harga mobil dan wilayah.

Semisal Anda membeli Toyota Yaris dengan harga Rp 200 juta, maka biaya untuk premi adalah sekitar 0,44% hingga 0,53%. Pihak asuransi bisa menentukan premi yang mesti dibayarkan berdasar pada perhitungan perusahaan. Semisal, sebesar 0,50 %, sehingga, biaya yang mesti dibayar adalah:

0,50% x Rp 200 juta, hasilnya adalah Rp 1 juta.

Apabila suatu saat terjadi kecelakaan dan mobil rusak parah, maka ganti rugi yang akan didapat adalah senilai Rp 185 juta.

Simulasi Asuransi Mobil All Risk

Jenis asuransi yang satu ini melindungi kendaraan dengan risiko yang lebih luas. All Risk bisa memberi biaya perlindungan meski kerusakan belum mencapai 75%. Biaya premi asuransi ini lebih tinggi ketimbang TLO.

Contoh perhitungan asuransi ini adalah:

Jika Anda membeli Toyota Kijang Innova sebesar Rp 200 juta, dengan usia 5,5 tahun dan pihak asuransi menetapkan premi 5%, maka perhitungannya adalah:

5% x Rp 00 juta, hasilnya Rp 10 juta.

Sehingga, biaya premi yang perlu dibayarkan adalah senilai Rp 10 juta setiap tahun.

Demikian pembahasan mengenai simulasi asuransi mobil. Semoga mudah untuk dipahami.

 

Share
Simak Simulasi Asuransi Mobil Terbaru 2020 untuk Jenis TLO dan All Risk